Perbedaan Banjo Dan Gitar

Perbedaan Banjo Dan Gitar

Perbedaan Banjo Dan Gitar

Perbedaan Banjo Dan Gitar – Banjo dikenal sebagai alat musik yang harus dimainkan dengan cara dipetik. Namun nada yang diproduksi oleh alat musik banjo sendiri tidak bisa disamakan dengan alat musik petik lainnya. Sebagai salah satu alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik, tentu saja banjo memiliki beberapa perbedaan yang paling mendasar dengan alat musik petik lainnya. Salah satu ciri khas alat musik banjo dan perbedaannya dengan gitar adalah cara memainkan alat musik banjo. Dimainkan sama-sama dengan cara dipetik, akan tetapi ada perbedaan mendasar yang tidak bisa disamakan untuk cara memainkannya. Oleh karenanya pemain gitar tidak mungkin bisa mahir juga memainkan banjo.

Banjo menghasilkan nada dari petikan senar yang diresonansikan dari bahan dasar pembuat banjo. Nada yang dihasilkan oleh alat musik banjo yang dibuat dari kulit hewan jelas lebih merdu jika dibandingkan dengan yang terbuat dari plastik. Gitar dibuat dari kayu penuh sehingga nadanya lebih padat. Banjo memiliki bahan dasar dari kulit hewan yang senarnya terletak di atas kulit hewan tersebut. Sehingga nada yang dihasilkan termasuk tidak terlalu padat. Meskipun demikian, keduanya memiliki persamaan yakni memiliki senar yang digunakan untuk menghasilkan nada. Jumlah senar dari kedua jenis alat musik itu hampir sama yakni sekitar 5 atau 6 buah senar penghasil nada.

Perbedaan antara banjo dengan gitar yang paling mencolok adalah terletak dari cara kedua alat musik itu menghasilkan nada. Banjo menghasilkan nada yang berbeda untuk setiap panjang pendek senar yang digunakan. Sedangkan untuk gitar tidak memiliki perbedaan panjang pendek untuk ukuran senarnya. Sehingga nada yang dihasilkan berasal dari ukuran ketegangan senar yang dipasar pada gitar. Pada banjo yang paling mendasar adalah pada bahan dasar pembuat banjo. Kulit domba yang digunakan untuk membuat banjo berbeda dengan plastik sebagai penghasil resonansi untuk permainan banjo. Akan tetapi pada banjo yang menggunakan resonansi dari kulit hewan tentunya sangat bergantung pada tingkat ketegangan yang diinginkan dari kulit hewan untuk penghasil nada.

Ukuran panjang senar juga ikut berpengaruh besar terhadap bagaimana nada yang dihasilkan oleh banjo. Semakin panjang senar yang dipasang maka nada yang bisa dihasilkan juga relatif bervariasi. Itulah sebabnya banjo yang istimewa biasanya menghasilkan nada yang padat. Resonansi kuat merupakan kunci dari kesuksesan membuat alat musik banjo yang tergolong rumit. Adanya ruang udara yang cukup luas membuat banjo dalam menghasilkan nada dibutuhkan kerja keras agar nada yang dihasilkan menjadi sangat istimewa. Ruang udara dari gitar yang sudah tentu ukurannya membuat nada yang dihasilkan tidak seistimewa banjo. Oleh karenanya banjo dimainkan untuk beberapa jenis musik dengan kebutuhan nada yang tertentu juga. Ini seperti permainan judi online yang memiliki banyak permainan yang menarik dan anda dapat memilih permainan yang ingin anda mainkan sesuai dengan selera atau kemampuan yang anda kuasai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!